Rabu, 07 Maret 2012

Ketika berbelanja di mall tak lagi aman


            Sekedar sharing pengalaman, untuk anda yang suka berbelanja atau sekedar jalan- jalan di mall hati hatilah dengan barang bawaan anda karena tempat besar, elite dan kita anggap aman seperti mall, ternyata sarang pencopet. New market bagi para pencopet. Apabila kita hanya berpikir copet ada ditempat-tempat umum yang tidak ada pengamanan dari penjaga keamanan setempat, seperti pasar tradisional, stasiun kereta api kelas ekonomi, dan area area terbuka dengan kerumunan orang.
           Mulai saat ini anda harus lebih berhati-hati karena sekarang copet sudah merangsak ke mall- mall dikota besar bahkan mall elite.
          Seperti pengalaman saya pada hari jumat 3 februari 2012 pukul 17.05 WIB. Hanphone black berry saya lenyap, di gasak maling. Pada saat itu saya berencana bertemu teman di salah satu mall terkenal di bandung, dengan perasaan suka cita saya datang, sesampainya disana dan mengobrol-ngobrol dengan teman, sambil jalan- jalan beralih dari satu toko asesoris ke toko lainnya, belum 1 jam saya disana tak sadar ketika saya ingin membalas sms hp sudah lenyap. Saya tak sadar di sekeliling saya orang- orang yang saya kira elite dan aman tdk mungkin melakukan hal kampungan seperti itu, ternyata saya salah menduga.
          Peristiwa tersebut membuat saya sangat kecewa dan menyayangkan, tempat favorit yang selama ini saya anggap aman, ternyata tidak. Hal itu membuat loyalitas saya sebagai seorang konsumen yang loyal terhadap mall tersebut menjadi drastis turun karena kekecewaan saya, atas tak adanya sisi tv, kelengahan penjaga ke amaanan, kecuekan penjaga toko yang bersangkutan. Sungguh disayangkan mall sebesar  dan se rame itu tingkat kemanannya sungguh tidak diprioritaskan lagi. Karena terlalu terfokus pad propit yang dihasikan dengan banyaknya konsumen yang datang.
           Saya yakin apabila system dari mall tersebut masih tetap sperti itu yang akan  menambah banyak  korban pencurian seperti saya, beberapa tahun kedepan mall tersebut akan kehilangan trust konsumennya, yang berakibat pada penurunan penjualan karena perasaan khawatir konsumen untuk berbelanja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar