Rabu, 28 September 2011

Rangkuman Bab 1 Bisnis Internasional


Bisnis internasional adalah semua transaksi bisnis, baik pemerintah maupun swasta, yang melibatkan dua negara atau lebih  bisnis internasional juga merupakan Suatu unit bisnis yang memperluas atau Ekspansi produksi dan pemasaran produk baik barang maupun jasa ke luar negara. Hal ini terkadang harus dilakukan oleh suatu perusahaan bisnis di kala pasar yang ada di dalam negara sudah berada dalam tahap jenuh, sehingga sulit untuk dapat berkembang lebih besar lagi. Dengan memasuki pasar internasional perusahaan harus mampu beradaptasi di semua bidang dengan kultur budaya di negara setempat agar tidak menimbulkan permasalahan sosial.
Bagaimana internasional berbeda dari bisnis domestik transaksi bisnis dalam negeri yang terjadi dalam batas-batas dari satu negara, sementara transaksi bisnis internasional lintas nasional.
Bisnis international dapat berbeda dari bisnis domestic dengan beberapa alasan :
1.Negara yang terlibat penggunaan  mata uang yang berbeda, memaksa setidaknya satu pihak untuk mengubah mata uangnya menjadi mata uang Negara lain.
2. Sistem hukum negara mungkin berbeda, memaksa satu atau lebih pihak untuk menyesuaikan praktek-praktek untuk memenuhi mandat.Lokal dari sistem hukum mungkin tidak kompatibel,membuat sakit kepala,terutama untuk manajer internasional.
3.Budaya dari negara-negara mungkin berbeda, memaksa masing-masing pihak untuk menyesuaikan perilakunya untuk memenuhi harapan yang lain
4.Ketersediaan sumber daya berbeda menurut negara yang satu mungkin kaya sumber daya alam tetapi miskin tenaga kerja terampil, sementara yang lain dapat menikmati tenaga kerja, yang produktif juga terlatih tapi kurang sumber daya alam.
dengan demikian, produk diproduksi dengan cara dan jenis yang dihasilkan bervariasi antara negara-negara.

kegiatan bisnis internasional:
1.mengekspor adalah menjual produk buatan dalam negeri sendiri untuk digunakan atau dijual kembali di negara lain.
2.mengimpor adalah membeli produk yang dibuat oleh Negara  lain untuk digunakan atau dijual kembali di negara sendiri



Kelompok lain dalam bisnis international
adalah perdagangan jasa-berwujud produk seperti perbankan, perjalanan, dan kegiatan akuntansi.
Portofolio Investasi Asing (FPI)
adalah pembelian asset keuangan asing (saham,obligasi dan sertifikat deposito) untuk tujuan dari pada control perushaan.

Kegiatan bisnis International dalam bentuk lain adalah :
1.  International Licensing adalah pengaturan kontraktual dimana sebuah perusahaan penggunaan kekayaan alam sangat intelektual (merk dagang,nama merk,hak cipta,dan rahasia dagang)untuk sebuah perusahaan di negara kedua sebagai imbalan atas pembayaran royalty
2.  Interantional Management Kontrak adalah pengaturan dimana sebuah perushaan di suatu Negara setuju untuk menyediakan fasilitas dan menyediakan jasa management lainnya untuk sebuah perusahaan di Negara lain dengan biaya yang telah disepakati.
3.  Internationala Francing adalah bentuk khusus dari lisensi international ketika sebuah perushaan di satu Negara (the franchisor) memiliki kewenangan di Negara ke dua (waralaba) untuk menggunakan system operasi serta nama merknya,merk dagang dan logo sebagai balasannya untuk pembayaran royalty.

Istilah perusahaan Multinational (MNC) adalah digunakan oleh perusahan yan memiliki indentitas yang luas dalam bisnis international.

Ada dua bentuk transaksi Bisnis International yaitu :

A.perdangan international(international trade)
Dalam hal perdagangan internasional yang merupakan transaksi antar Negara itu biasanya dilakukan dengan cara tradisional yaitu dengan cara ekspor dan impor. Dengan adanya transaksi ekspor dan impor tersebut maka akan timbul “NERACA PERDAGANGAN ANTAR NEGARA” atau “BALANCE OF TRADE”. Suatu Negara dapat memiliki Surplus Neraca Perdagangan atau Devisit Neraca Perdagangannya. Neraca perdagangan yang surplus menunjukan keadaan dimana Negara tersebut memiliki nilai ekspor yang lebih besar dibandingkan dengan nilai impor yang dilakukan dari Negara partner dagangnya. Dengan neraca perdagangan yang mengalami surplus ini maka apabila keadaan yang lain konstan maka aliran kas masuk ke Negara itu akan lebih besar dengan aliran kas keluarnya ke Negara partner dagangnya tersebut. Besar kecilnya aliran uang kas masuk dan keluar antar Negara tersebut sering disebut sebagai “NERACA PEMBAYARAN” atau “BALANCE OF PAYMENTS”. Dalam hal ini neraca pembayaran yang mengalami surplus ini sering juga dikatakan bahwa Negara ini mengalami PERTAMBAHAN DEVISA NEGARA. Sebaliknya apabila Negara itu mengalami devisit neraca perdagangannya maka berarti nilai impornya melebihi nilai ekspor yang dapat dilakukannya dengan Negara lain tersebut. Dengan demikian maka Negara tersebut akan mengalami devisit neraca pembayarannya dan akan menghadapi PENGURANGAN DEVISA NEGARA.

B.Pemasaran International (International Marketing)                                                             
Pemasaran internasional yang sering disebut sebagai Bisnis Internasional (International Busines) merupakan keadaan dimana suatu perusahaan dapat terlibat dalam suatu transaksi bisnis dengan Negara lain, perusahaan lain ataupun masyarakat umum di luar negeri. Transaksi bisnis internasional ini pada umumnya merupakan upaya untuk memasarkan hasil produksi di luar negeri. Dalam hal semacam ini maka pengusaha tersebut akan terbebas dari hambatan perdagangan dan tarif bea masuk karena tidak ada transaksi ekspor impor. Dengan masuknya langsung dan melaksanakan kegiatan produksi dan pemasaran di negeri asing maka tidak terjadi kegiatan ekspor impor. Produk yang dipasarkan itu tidak saja berupa barang akan tetapi dapat pula berupa jasa.
Ada beberapa Alasan suatu Negara melakukan Bisnis Internasional :
a. Setiap Negara memiliki Sumber Daya terbatas
Dengan keterbatasan suatu Negara dalam Sumber daya, maka untuk saling melengkapi kebutuhan sumber daya, harus melakukan kerjasama antar Negara dengan melakukan bisnis internasional. Supaya kebutuhan Warga Negara dapat tercapai dan Barang ataupun kebutuhan Warga Negara tersebut memiliki banyak pilihan.
b.   Spesialisasi Produksi
Suatu Negara memproduksi suatu produk yang lebih bagus dan efisien dibandingkan dari produk dengan Negara lain, maka dari itu perlunya melakukan bisnis internasional agar untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan antar Negara.
c. Menambahkan devisa Negara
Karena melakukan proses bisnis antar Negara maka akan menguntungkan Negara dalam menambahkan devisa Negara, dengan melalui Pajak.
HAMBATAN DAN TAHAPAN-TAHAPAN BISNIS INTERNASIONAL
Hambatan – hambatan bagi suatu Negara dalam melaksanakan bisnis internasional, yaitu sebgai berikut :
  • Keamanan suatu Negara.
  • Pajak yang besar.
  • Hubungan diplomatik yang kurang baik.
  • Proses pengalihan Teknologi terhambat.
  • Besarnya modal.
  • Infrastruktur yang kurang memadai.
  • Mekanisme pembayaran atau Tranksaksi.
  • Kepercayaan relasi antar Negara yang kurang baik.
  • Sulitnya mendapatkan Izin Bisnis
HAMBATAN DALAM MEMASUKI BISNIS INTERNASIONAL
Melaksanakan bisnis internasional tentu saja akan lebih banyak memiliki hambatan ketimbang di pasar domestic. Negara lain tentu saja akan memiliki berbagai kepentingan yang sering kai menghambat terlaksannya transaksi bisnis internasional. Disamping itu kebiasaan atau budaya Negara lain tentu saja akan berbeda dengan negeri sendiri. Oleh karena itu maka terdapat beberapa hambatan dalam bisnis internasional yaitu :
1. Batasan perdagangan dan tariff bea masuk
2. Perbedaan bahasa, social budaya/cultural
3. Kondisi politik dan hokum/perundang-undangan
4. Hambatan operasional
Beberapa contoh masalah dan menjadi konsumsi public yang berada di dunia Bisnis Internasional Indonesia:
  • Tingginya Pungutan Liar.
  • Sulitnya mendapatkan izin melakukan kegiatan Bisnis Internasional.
  • Kekayaan sumber daya alam tidak menjamin Indonesia unggul dalam persaingan Bisnis Internasional.
TAHAPAN-TAHAPAN DALAM MEMASUKI BISNIS INTERNASIONAL
Perusahaan yang memasuki bisnis internasional pada umumnya terlibat atau melibatkan diri secara bertahap dari tahap yang paling sederhana yang tidak mengandung resiko sampai dengan tahap yang paling kompleks dan mengandung risiko bisnis yang sangat tinggi.
Adapun tahap tersebut secara kronologis adalah sebagai berikut :
1. Ekspor Insidentil
2. Ekspor Aktif
3. Penjualan Lisensi
4. Franchising
5. Pemasaran di Luar Negeri
6. Produksi dan Pemasaran di Luar Negeri
CONTOH PERUSAHAAN MULTINASIONAL
Perusahaan multinasional pada hakikatnya adalah suatu perusahaan yang melaksanakan kegiatan secara internasional atau dengan kata lain melakukan operasinya di beberapa Negara. Perusahaan macam ini sering disebut Multinasional Corporations yang biasanya disingkat MNC. Era Globalisasi yang melanda dunia pada saat ini dimana dalam kondisi itu tidak ada satu Negara pun di dunia ini yang terbebas dan tak terjangkau oleh pengaruh dari Negara lain. Setiap Negara setiap saat akan selalu terpengaruh oleh tindakan yang dilakukan oleh Negara lain. Hal ini bisa terjadi karena pada saat ini kita berada dalam abad komunikasi, sehingga dengan cara yang sangat cepat dan bahkan dalam waktu yang bersamaan kita dapat mengetahui suatu kejadian yang terjadi di setiap Negara di manapun di duniaini.

Dari keadaan itu maka seolah-olah tidak ada lagi batas-batas antara negara yang satu dengan negara yang lain. Kehidupan sehari-hari menjadi lebih bersifat sama. Dengan kecenderungan yang terjadi pada saat ini bahwa permintaan ataupun kebutuhan masyarakat di mana pun di dunia ini mendekati hal yang sama. Kebutuhan akan barang-barang konsumsi atau untuk kehidupan sehari-hari cenderung tidak berbeda antara negara yang satu dengan negara lain. Kebutuhan akan sabun mandi, sabun cuci, alat-alat tulis, alat-alat kantor, pakaian, juga perabot rumah tangga dan sebagainya tidaklah banyak berbeda antara masyarakat Indonesia dengan Filipina, Jepang, Korea, Arab atupun di Eropa dan Amerika.
Kecenderungan untuk adanya kesamaan inilah yang mendorong perusahaan untuk beroperasi secara Internasional Perusahaan yang demikian akan mencoba untuk mencari tempat pabrik guna memproduksikan barang-barang tersebut yang paling murah dan kemudian memasarkannya keseluruh penjuru dunia sehingga akan menjadi lebih ekonomis dan memiliki daya saing yang lebih tinggi. Di samping itu adanya batasan-batasan ekspor-impor antar negara mendorong suatu perusahaan untuk memproduksikan saja barang itu di negeri itu sendiri dan kemudian menjualnya di negeri itu juga meskipun pemiliknya adalah dari luar negeri. Dengan cara itu maka problem pembatasan ekspor-impor menjadi tidak berlaku lagi baginya. Banyak contoh perusahaan multinasional ini misalnya saja: Coca Cola, Colgate, Johnson & Johnson, IBM, General Electric, Mitzubishi Electric, Toyota, Philips dari negeri Belanda, Nestle dari Switzerland, Unilever dari Belanda dan lnggris, Bayer dati Jerman, Basf juga dari Jerman, Ciba dari Switzerland dan sebagainya.

Sumber : Ricky W.Griffin, Michael w.pustay, Business Intenational sixth edition.

Selasa, 20 September 2011

One day workshop OCBC NISP


 
   Mengikuti seminar, adalah hal yang biasa bagi saya. Semuanya sama hanya mendengarkan pembicara atau seorang motivator , dengan sesi Tanya jawab, tetapi seminar yang baru saya ikuti pagi tadi, berdeda karena mempunyai nilai plus daripada seminar-seminar yang lainnya yang sudah pernah saya ikuti.
        Di one day workshop yang diselengkarakan bank ocbc nisp yaitu Sebagai wujud keperdulian nya terhadap lingkungan  yang menyasar generasi penerus bangsa dalam bidang banking atau sering disebut juga csr corporate social responsibility.  Sesi pertama Workshop ini memberikan materi dengan 2 pembicara dari ceo dan manager ocbc nisp sendiri yang memberikan gambaran mengenai  pengertian, peraturan, cara kerja dibank ocbc nisp  dan suasana kerjannya.
         sesi kedua  peserta di berikan kasus, yaitu  nasabah yang ingin melakukan peminjaman di bank untuk pengembangan usahanya yang mengkonsultasikannya ke manager marketing bank ocbc nisp sendiri, kemudian kasus itu harus di praktekan oleh perwakilan peserta yang harus berperan sebagai nasabah dan manager marketing, tentunya sesuai dengan materi yang telah disampaikan pada sesi pertama, jadi kasus ini dberikan guna mengetahui sampai dimana peserta memahami dan mengerti cara pinjam meminjam dana atau mengambil kredit di bank ocbc nisp sesuai dengan tata cara dan peraturan di bank ocbc nisp sendiri.
      Di lanjutkan dengan  permainan membuat mesin penangkap telur.  yaitu mesin yang memudahkan pengusaha telur dalam berproduksi dengan membuat mesin yang bisa menagkap telur yang mengelindingkannya kelantai dengan catatan telutr tidak pecah walau di jatuhkan dari jarak  satu setengah meter,  dengan cara mengelompokan  peserta menjadi 4 tim yang dibuat seolah-olah tim adalah sebuah coorporate yang akan menciptakan barang  yaitu mesin penangkap telur. Di permainan ini tiap tim di tuntut dapat memenuhi need and want konsumen untuk membuat mesin penangkap telur sesuai need and want. Tentunya diperlukan kerjasama tim didalamnya, mulai dari time management, kerjasama tim, juga kerja keras memutar otak mengumpulan ide dengan alat dan bahan yang diberikan seperti kertas, sedotan dan solatif, untuk menghasilkan alat yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen yaitu mesin penagkap telur. setelah itu akan adanya penilaian dan diberikan reward
      Pada akhirnya saya simpulkan bahwa workshop ini adalah sebuah program csr yang memberikan manfaat seperti knowledge, experience, experiment, and i am get a lot of friends from other universities  yang merupakan suatu pembekalan dalam dunia kerja nanti. saya juga bisa melihat kesuksesan acara ini dengan manajemen yang baik dari panitia itu sendiri luar biasa tidak hanya knowladge about banking tapi kepanitiaan atau manajemen panitia penyelenggara yang baik, yang menjadikan  successfull event.


Kamis, 15 September 2011

tugas bisnis internasional

Tugas bisnis internasional
1.       Apa yang dimaksud dengan bisnis?
2.       Jelaskan yang dimaksud dengan ingkungan bisnis?
3.        Sebutkan jenis lingkungan bisnis?
4.       Bagaimana pengaruh lingkungan bisnis?
5.       Jelaskan bentuk-bentuk badan usaha?
6.       Jelaskan yang dimaksud dengan management?
7.       Jelaskan yang dimaksud dengan organisasi?
8.       Jelaskan yang dimaksud manajemen pemasaran?
9.       Sebutkan tugas manajemen pemasaran?
10.   Jelaskan yang dimaksud manajemen keuangan?
11.   Sebutkan tugasmanajemen keuangan?
12.   Jelaskan apa yang dimaksud dengan manajemen sdm?
13.   Sebutkan tugas manajemen sdm?
14.   Jelaskan apa yang dimaksud manajemen operasi?
15.   Sebutkan tugas manajemen operasi?
16.   Jelaskan apa yang dimaksud etika bisnis?
17.   Jelaskan apa yang dimaksud tanggung jawab social (csr)?
18.   Jelaskan peranan teknologi untuk bisnis?
19.   Jelaskan teknologi global?

Jawaban dibuat seperti artikel ada teori fakta,kesimpulan dan saran. Disimpan diblog

Jawab
1.menurut griffin & Ebert (1996) bahwa bisnis merupakan sebuah organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan laba diperoleh dari selisih penerimaan bisnis dengan biaya-biaya yang dikeluarkan. Definisi ini menitik beratkan pada kemampuan menghasilkan prodak dan pencapaiaan tingkat keuntungan. Contohnya bisnis retail, furniture, property, tekstil dsb yang bertujuan memenuhi keinginan dan kebutuhan masyarakat. Jadi bisnis yang sukses adalah bisnis yang mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat.
2. lingkungan bisnis adalah segala sesuatu aktivitas yang mempengaruhi bisnis di dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Yang akan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Factor factor yang mempengaruhinya ada dari internal dan external. Misalkan dari factor eksternal yaitu salah satunya teknologi . Teknologi sudah berkembang dan maju, seperti dalam mengolah data keuangan perusahaan tidak lagi dihitung secara manual tetapi sudah menggunakan program computer yang lebih canggih, cepat, praktis ddengan hasil yang akurat.Tentunya perusahaan harus peka terhadap perubahan dari faktor external ini agar bisa bertahan bahkan unggul dalam persaingan bisnis.
3. jenis lingkungan bisnis                                                                                                                                                         Lingkungan Internal dipengaruhi oleh beberapa factor, yaitu :
·         Tenaga kerja (Man)
·         Modal (Money)
·         Material / bahan baku (Material)
·         Peralatan/perlengkapan produksi (Machine)
·         Metode (Methods)
Lingkungan internal ini biasanya digunakan untuk menentukan Strength(kekuatan) perusahaan, dan juga mengetahui Weakness (kelemahan) perusahaan. Tentunya hal ini bertujuan untuk menjadikan sesuatu yang bermanfaat melalui integrasi-integrasi orang dalam organisasi.
Lingkungan External
1.       Lingkungan Mikro Bisnis
adalah para pelaku yang secara langsung berkaitan dengan lingkungan, yang mempengaruhi perusahaan.
2.        Lingkungan Makro ( Lingkungan Umum )
adalah kekuatan-kekuatan yang timbul dan berada diluar jangkauan serta biasanya terlepas dari situasi operasional perusahaan. lingkungan makro terdiri dari
a. Faktor Ekonomi
Yang perlu dianalisis adalah : Siklus ekonomi, Gejala inflansi dan deflasi Kebijaksanaan moneter  juga Neraca pembayaran
b. Faktor Demografi
Terdiri dari :
Perubahan jumlah penduduk akan mempengaruhi permintaan ,Perubahan struktur usia penduduk akan mempengaruhi pemindahan jenis produk sesuai dengan perubahan umurnya.
Distribusi pendapatan dan Tingkat pengangguran.
c. Faktor Geografi
Faktor geografi juga penting diamati oleh perencana strategi, untuk menentukan peluang dan ancaman perusahaan.
d. Faktor Teknologi
Perubahan teknologi membawa pengaruh terhadap perkembangan perusahaan.
e. Faktor Pemerintah
Perubahan-perubahan kebijakan pemerintah dalam berbagai bentuk peraturan, dapat merupakan peluang bagi perusahaan dan dapat pula hambatan / ancaman bagi perusahaan.
f. Faktor Sosial
Sosial adalah kebiasaan dan nilai-nilai sosial lingkungan masyarakat, khususnya langganan dan karyawan.
g. Faktor Politik
 Kekuatan politik  dan Perbedaan ideology
4.Pengaruh linkungan bisnis terhadap bisnis  yaitu, apabila factor external bisnis menglami perubahan, misalnya factor pemerintah memberikan kebijakan baru seperti membukannya perdaganngan ASEAN, sehingga banyaknnya produk cina yang dijual dan mendominasi  pasar Indonesia menyebabkan para pebisnis atau perusahaan -perusahaan kewalahan. Karena produk cina terkenal dengan produk murahnnya meskipun kualitas tak seberapa, juga mengenal karakter konsumen Indonesia yang cenderung lebih suka harga murah dan lebih percaya pada produk luar negri.  Yang pada akhirnya perusahaan harus memutar otak agar produknya dapat bersaing dengan produk- produk cina yang mendominasi pasar.  Jadi  apabila perusahan tidak bisa langsung peka terhadap perubahan kebijakan tersebut tentu perusahaan akan mengalami kerugian bahkan bisa menyebabkan kebangkrutan.

5. Badan Usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.
Jenis jenis badan usaha
Koperasi Koperasi adalah badan usaha yang berlandaskan asas-asas kekeluargaan.
BUMN Badan Usaha Milik Negara (atau BUMN) ialah badan usaha yang permodalannya seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh Pemerintah. Status pegawai badan usaha-badan usaha tersebut adalah pegawai negeri. BUMN sendiri sekarang ada 3 macam yaitu Perjan, Perum dan Persero.
Perjan Perjan adalah bentuk badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah. Perjan ini berorientasi pelayanan padamasyarakat, Sehingga selalu merugi. Sekarang sudah tidak ada perusahaan BUMN yang menggunakan model perjan karena besarnya biaya untuk memelihara perjan-perjan tersebut. Contoh Perjan: PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api) kini berganti menjadi PT.KAI
Perum Perum adalah perjan yang sudah diubah. Tujuannya tidak lagi berorientasi pelayanan tetapi sudah profit oriented. Sama seperti Perjan, perum di kelola oleh negara dengan status pegawainya sebagai Pegawai Negeri. Namun perusahaan masih merugi meskipun status Perjan diubah menjadi Perum, sehingga pemerintah terpaksa menjual sebagian saham Perum tersebut kepada publik (go public) dan statusnya diubah menjadi persero.
Persero Persero adalah salah satu Badan Usaha yang dikelola oleh Negara atau Daerah. Berbeda dengan Perum atau Perjan, tujuan didirikannya Persero yang pertama adalah mencari keuntungan dan yang kedua memberi pelayanan kepada umum. Modal pendiriannya berasal sebagian atau seluruhnya dari kekayaan negara yang dipisahkan berupa saham-saham. Persero dipimpin oleh direksi. Sedangkan pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta. Badan usaha ditulis PT < nama perusahaan > (Persero). Perusahaan ini tidak memperoleh fasilitas negara. Jadi dari uraian di atas, ciri-ciri Persero adalah:
§  Tujuan utamanya mencari laba (Komersial)
§  Modal sebagian atau seluruhnya berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan yang berupa saham-saham
§  Dipimpin oleh direksi
§  Pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta
§  Badan usahanya ditulis PT (nama perusahaan) (Persero)
§  Tidak memperoleh fasilitas negara
Contoh perusahaan yang mempunyai badan usaha Persero antara lain:
§  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
§  PT Garuda Indonesia (Persero)
§  PT Angkasa Pura (Persero)
§  PT Perusahaan Pertambangan dan Minyak Negara (Persero)
§  PT Tambang Bukit Asam (Persero)
§  PT Aneka Tambang (Persero)
§  PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)
§  PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
§  PT Pos Indonesia (Persero)
§  PT Kereta Api Indonesia (Persero)
§  PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)
BUMS Badan Usaha Milik Swasta atau BUMS adalah badan usaha yang didirikan dan dimodali oleh seseorang atau sekelompok orang. BerdasarkanUUD 1945 pasal 33, bidang- bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak vital dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak. Berdasarkan bentuk hukumnya Badan usaha milik swasta dibedakan atas :
Perusahaan Persekutuan Perusahaan persekutuan adalah perusahaan yang memiliki 2 pemodal atau lebih. Ada 3 bentuk perusahaan persekutuan
Firma Firma (Fa) adalah badan usaha yang didirikan oleh 2 orang atau lebih dimana tiap- tiap anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Modal firma berasal dari anggota pendiri seta laba/ keuntungan dibagikan kepada anggota dengan perbandingan sesuai akta pendirian.
Persekutuan komanditer Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih. Persekutuan komanditer mengenal 2 istilah yaitu :
§  Sekutu aktif adalah anggota yang memimpin/ menjalankan perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas utang- utang perusahaan.
§  Sekutu pasif / sekutu komanditer adalah anggota yang hanya menanamkan modalnya kepada sekutu aktif dan tidak ikut campur dalam urusan operasional perusahaan. Sekutu pasif bertanggung jawab atas risiko yang terjadi sampai batas modal yang ditanam.
Keuntungan yang diperoleh dari perusahaan dibagikan sesuai kesepakatan.
Perseroan terbatas Perseroan terbatas (PT) adalah badan usaha yang modalnya diperoleh dari hasil penjualan saham. Setiap pemengang surat saham mempunyai hak atas perusahaan dan setiap pemegang surat saham berhak atas keuntungan (dividen).
Yayasan Yayasan adalah suatu badan usaha, tetapi tidak merupakan perusahaan karena tidak mencari keuntungan. Badan usaha ini didirikan untuk sosial dan berbadan hukum.

§  Jenis badan usaha - daftar jenis badan usaha di dunia
§  BUMN

6. Menurut “Marry Parker Follet” :
Manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain”.
 Menurut James a.f. Stonner :
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan danpengawasan usaha-usaha   para anggota organisasi dan penggunaan sumber-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang ditetapkan”.
Jadi dapat disimpulkan manajemen adalah proses kegiatan dengan melalui orang lain untuk mencapai suatu tujuan tertentu serta dilaksanakan secara berurutan berjalan ke arah suatu tujuan.

7. Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

8. Menurut kottler Definisi ini mengatakan bahwa manajemen pemasaran adalah suatu proses merencanakan dan melaksanakan konsep, penentuan harga, promosi dan distribusi dari gagasan, barang dan jasa untuk membuat suatu pertukaran yang memuaskan individu atau tujuan organisasi.

9. Tugas manajemen pemasaran
·         Mendefinisikan masalah,menganalisa alternative, mengambil resiko penyelesaian yang dihadapi
·          menganalisa Pasar
- Memonitor Lingkungan seperti demografi, kondisi prekonomian, sosial dan kebudayaan, politik dan hukum, teknologi dan persaingan
- Menentukan tujuan produk seperti pengembangan investasi, laba dan market share atau volume penjualan.
- Menentukan marketing mix  seperti harga, promosi dan distribusi
umumnya bahwa semakin besar usaha-usaha yg dikeluarkan dalam marketing mix, akan semakin besar pula penjualannya. tetapi ada batasan atau sesuai dengan porsinya.


10. Manajemen keuangan adalah aktivitas perusahaan yang berhibungan dengan bagaimana memperoleh dana (finance), mengalokasikan dana atau asset ( investment), dan bagaimana memberikan balas jasanya (deviden). Yang sesuai dengan tujuan perusahaan secara menyeluruh.

11. Tugas manajemen keuangan
·         financing decision adalah membuat keputusan berkaitan dengan penetapan sumber dana yang di     perlukan dan penetapan perimbanagan pembelanjaan yang terbaik ( struktur modal yang optimum)
·         investment decision adalah membuat keputusan mengalokasikan dana perusahaan dengan memutuskan investasi terbaik untuk perusahaan.
·         assets management decision adalah keputusan yang berkaitan penggunaan dan pengelolaan aktiva dan timbalik jasa atau deviden.
Misalnya saja perusahan menetapkan pendanaan kredit dari bank sebesar 1triliun tetapi karena pada tahap investment, manajemen keuangan salah mengambil keputusan investasi atau salah mengalokasikan dana perusahaan,sehingga menyebabkan rugi perusahaan. Manajemen keuanganlah yang bertanggung jawab.
Tentu saja tugas ini dimaksudkan agar manajemen keuangan bisa mengatur keuangan perusahan mulai dari mendanai dan mengalokasikan dana yang terbaik untuk perusahaan agar menghasilkan profit dan tidak membuat rugi perusahaan dengan salah mengalokasikan dana. Maka dari itu tahap-tahap itu harus di analisis sebaik-baiknya.

12. Menurut  A.F.Stoner  manajemen SDM adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya. Seperti dalam organisasi atau perusahaan pada bagian recrutmen, seorang calon pegawai selalu diberikan tes psikotes, tes akademik, dan wawancara berguna untuk mengetahui minat dan kemampuan calon karyawan dalam menjabat dan menjalankan tugasnya dengan maksimal, sehingga tujuan perusahaan tercapai.  Kesimpulan manajemen sdm sendiri adalah menempatkan orang atau karyawan sesuai dengan kemampuannya,dan memberikan bayaran yang sesuai  agar terjadi keselarasan untuk pemenuhan tujuan masing-masing. Perusahaan ingin mndapatkan profit dan value of firm, sedangkan karyawan ingin  tercapainya pemenuhan kebutuhannya.

 13. Tugas manajemen SDM
 1. Melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja / Preparation and selection
a. Persiapan
Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan / forecast akan pekerjaan yang lowong, jumlahnya, waktu, dan lain sebagainya.
Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya.
b. Rekrutmen tenaga kerja / Recruitment
Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperluka analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan / job description dan juga spesifikasi pekerjaan / job specification.
c. Seleksi tenaga kerja / Selection
Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup / cv / curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja / interview dan proses seleksi lainnya.
2. Pengembangan dan evaluasi karyawan / Development and evaluation
Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.
3. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai / Compensation and protection
kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu. Kompensasi atau imbalan yang diberikan bermacam-macam jenisnya yang telah diterangkan pada artikel lain pada situs organisasi.


14. manajemen operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi barang dan jasa, serta memastikan operasi bisnis berlangsung secara efektif dan efesien.  Seorang manajer operasi bertanggung jawab mengelola proses pengubahan input (dalam bentuk material, tenaga kerja, dan energi) menjadi output (dalam bentuk barang dan jasa).jadi manajemen operasi adalah  kegiatan mengolah bahan baku secara optimal sumber daya atau factor-faktor produksi.mentranformasikan barang atau jasa.


 

15. tugas manajemen operasi adalah
1. Membuat konsep dasar perencanaan tata letak, perencanaan kapasitas, perencanaan kebutuhan material, persediaan, penjadwalan, dan pengendalian mutu.
2. Melakukan perencanaan kerja, organisasi sumber daya dan pengendalian proses.
3. Menerapan pengetahuan dan praktek yang telah dikembangkan dari disiplin ilmu lain seperti ekonomi, keuangan, dan matematika. Misalnya penentuan tingkat produksi didasarkan atas pendekatan atas permintaan dan penawaran dari teori ekonomi, analisa kinerja operasi dengan menggunakan rasio keuangan, penggunaan metode kuantitatif atau matematik dalam pengambilan keputusan.
4. Penemuan teknologi yang sangat berpengaruh dalam system produksi serta mendorong perkembangan teknologi proses ataupun produksi yang menyebabkan perubahan baik dalam tata letak, jenis peralatan maupun proses produksi.


16. Etika bisnis adalah pedoman atau cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan,industry dan juga masyarakat. Mencakup bagaimana menjalankan bisnis secara adil dan merupakan standar sesuai dengan hokum yang berlaku dan tidak tergantung kedudukan individual atau perusahaan.  Jadi pada dasarnya setiap  kegiatan transaksi  mengetahui baik  buruknya dan tidak merugikan juga dirugikan.

17. Menurut World Business Council for Sustainable Development  CSR (Costumer Social Responsibility) adalah Komitmen berkesinambungan dari kalangan bisnis untuk berperilaku etis dan memberi kontribusi bagi pembangunan ekonomi, seraya meningkatkan kualitas kehidupan karyawan dan keluarganya, serta komunitas lokal dan masyarakat luas pada umumnya. Contohnnya  PT. Unilever  yang pada tanggal 12 september 2011, di lapangan gasibu Bandung. mengadakan  kegiatan “ Senyum Indonesia – Senyum Pepsodent”   kegiatan ini berfokus pada kesehatan yaitu mengadakan kegiatan sikat gigi bersama anak anak SD dan memberi arahan juga pembelajaran tata cara sikat gigi yang benar dan merawat gigi dgn cara menggosok gigi tiap sesudah makan dan mau tidur juga setiap 6 bulan sekali periksakan gigi kedokter gigi. Yang bertujuan merujuk bahwa perusahaan bukan organisasi yang berusaha mencari profit saja, tapi juga mempunyai peranan dalam memberikan kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungannya untuk membentuk sustainable society. maka csr diperlukan  Untuk meningkatkan citra perusahaan.



18. peranan teknologi untuk bisnis
·         Sarana kerjasama bisnis antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.
·         Teknologi untuk bisnis seperti teknologi informasi dibuat untuk memudahkan para penggunanya dalam mencatat suatu transaksi, menyimpannya dalam bentuk data, mentransformasikannya menjadi informasi dan menyebarkannya kepada para pemakai informasi.
·         Juga bisa melakukan dan mencatat transaksi secara online
·         Banyaknnya bermunculan bisnis online sekarang ini dikarenakan teknologi yang sudah maju, seperti hal nya seseorang yang ingin membeli baju tidak usah repot-repot keluar  rumah hanya untuk mndapatkan spotong 2 potong baju. Tetapi tigal klik saja di internet barang sudah bisa dikirim.  transaksi jadi lebih mudah.
·         Seseorang yang akan melakukan meeting tetapi terpisah jarak, tidak khawatir lagi karena teknologi  video confrence sudah bisa  berdiskusi tatap muka lewat teknologi yg sudah maju.

19  Teknologi  merupakan pengetahuan terhadap penggunaan alat dan kerajinan, dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi kemampuan untuk mengontrol dan beradaptasi dengan lingkungan alamnya. Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani technología (τεχνολογία) ‐ TECHNE (τέχνη), 'kerajinan' dan‐Logia (‐λογία), studi tentang sesuatu, atau cabang pengetahuan dari suatu disiplin. Teknologi juga dapat diartikan benda‐benda yang berguna bagi manusia, seperti mesin,
tetapi dapat juga mencakup hal yang lebih luas, termasuk sistem, metode organisasi, dan teknik.
Istilah ini dapat diterapkan secara umum atau spesifik: contoh‐contoh mencakup "teknologi
konstruksi", "teknologi medis", atau "state‐of‐the‐art teknologi"  sedangkan global adalah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. Jadi teknologi global adalah pengetahuan terhadap penggunaan alat dan bagaimana kemampuan untuk mengontrol dan beradaptasi dengan lingkungan alamnya  dengan adanya keterkaitan dan ketergantungan antar manusia diseluruh dunia.